Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, yang disebut dengan Limbah B3 adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun yang karena sifat dan/atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau dapat membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain.

Pengelolaan limbah B3 adalah rangkaian kegiatan yang meliputi reduksi, penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan, dan penimbunan limbah B3.

Penyimpanan Sementara Limbah B3 adalah merupakan salah satu kegiatan pengelolaan Limbah B3 yang harus memiliki izin sesuai dengan Peraturan yang berlaku.

PERSYARATAN:

  1. Surat Permohonan dari Penanggungjawab Usaha dan/atau Kegiatan;
  2. Daftar Isian Permohonan Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3;
  3. Fotocopy KTP Penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan yang masih berlaku;
  4. Fotocopy Akte Pendirian Perusahaan (untuk berbadan hukum) / Pendirian Lembaga Pemerintah;
  5. Foto copy rekomendasi persetujuan dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL/SPPL);
  6. Foto copy Izin Lokasi, IMB, SIUP, TDP dan HO;
  7. Bangunan Penyimpanan Sementara Limbah B3 telah memenuhi persyaratan teknis;
  8. Melampirkan data-data sebagai berikut:
    1. Keterangan tentang lokasi (nama tempat/letak, luas titik koordinat) tempat penyimpanan limbah B3;
    2. Jenis-jenis limbah B3 yang disimpan;
    3. Jumlah Limbah B3 (untuk perjenis limbah) yang disimpan;
    4. Karakteristik per jenis limbah B3 yang disimpan;
    5. Tata letak penempatan limbah di tempat penyimpanan sementara;
    6. Desain konstruksi tempat penyimpanan limbah B3;
    7. Lay Out Kegiatan;
    8. Perlengkapan sistem tanggap darurat;
    9. Tata letak saluran drainase.

TAHAPAN PENYELESAIAN

  1. Penerimaan berkas permohonan
    • Pemohon (Penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan) mengajukan surat permohonan dilengkapi dengan persyaratan berkas dan ditujukan kepada Walikota Mojokerto melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto;
    • Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto memberikan tanda terima permohonan.
  1. Pemeriksaan berkas dan survei lokasi / usaha dan/atau kegiatan
    1. Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto melaksanakan pemeriksaan terhadap berkas permohonan dan apabila persyaratan dokumen dinyatakan tidak lengkap maka segera dikembalikan kepada penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan untuk dilengkapi;
    2. Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto melakukan suvei lokasi / usaha dan/atau kegiatan untuk mengetahui apakah permohonan yang diajukan telah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, untuk menentukan titik koordinat tempat penyimpanan limbah B3, dan untuk mengetahui kondisi fisik bangunan penyimpanan sementara limbah B3;
    3. Apabila fisik bangunan penyimpanan sementara limbah B3 tidak memenuhi persyaratannya, maka pemohon diwajibkan memperbaikinya dan mengajukan permohonan kembali secara tertulis dengan dilengkapi persyaratan;
  2. Penerbitan Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3
    • Apabila fisik bangunan penyimpanan sementara limbah B3 memenuhi persyaratannya, maka diterbitkan Izin Penyimpanan Sementara limbah B3 oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Mojokerto.

 

CATATAN :

* Tahap / status pemrosesan akan disampaikan melalui website pada menu informasi;

** Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3 yang telah selesai akan diinformasikan melalui email.

Total Waktu Penyelesaian = 5 hari kerja

Dasar :

  1. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009;
  2. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun 2009;
  3. Peraturan Menteri  Negara Lingkungan Hidup Nomor 30 Tahun 2009;
  4. Peraturan Menteri  Negara Lingkungan Hidup Nomor 30 Tahun 2009;
  5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2014.

 

Download :

Download Surat Permohonan Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3

Close